Rabu, 01 Februari 2012

SURAT AL-IKHLAS

Anas ra meriwayatkan,salah seorang kaum anshar biasa bertindak sebagai imam Masjid Quba(madinah).Dia biasa membaca surat al-ikhlas pada setiap rakaat,setelah membaca surat al-fatihah dan sebelum membaca surat lain.Jamaahnya mengecamnya karena kebiasaannya itu.Mereka bersikeras memintanya agar membaca surat al-ikhlas saja atau surat lain.Pokoknya jangan kedua-duanya.Orang Anshar itu mengatakan bahwa dia tidak akan menghentikan kebiasaannya itu.Jika mereka tidak menyukainya,dia akan mengundurkan diri sebagai imam.Namun, mereka tahu bahwa dia adalah yang terbaik di antara mereka.Tidak ada seorangpun yang cocok untuk menggantikannya sebagai imam.            Lalu.mereka menemui Nabi Muhammad saw dan menggadukan hal ini.Nabi saw  bertanya kepada sang imam mengapa tidak memenuhi permintaan jamaahnya.Orang ini menjawab bahwa dia mencintai surat ini dengan sepenuh hati.Mendengar jawaban ini Nabi saw berkata,"Cintamu  pada surat ini telah menjamin untuk menjadi penghuni surga".(Al-Bukhari). Sumber: Jejak-jejak hadits, penulis:M.AtiqulHaque.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar